Oleh : | 09 Februari 2017 | Dibaca : 1112 Pengunjung
Bidang Pengelolaan Sistem Data Elektronik Diskominfo Karangasem satu minggu ini digrudug SKPD yang akan melouncing SIRUP di sistem versi 2. Meski sudah menyelenggarakan sosialisasi 31 Januari 2017 diikuti seluruh SKPD termasuk Camat, masih banyak petugas yang belum paham sehingga mendatangi langsung Tim LPSE yang ada di Bidang PSDE.
Kasi Literasi Alfiani, SS menjelaskan, pola SIRUP versi 2 yang merupakan aplikasi baru menggantikan versi 1, yang dilouncing LKPP November 2016 melalui sosialisasi nasional di Surabaya sampai kini masih terus disempurnakan. Sementara kesiapan informasi Rencana Umum Pengadaan (RUP) yang mendesak untuk diinput agar segera bisa melakukan lelang online. Kontradiksi tersebut menimbulkan efek timbulnya kendala tehnis dari semenjak akhir Januari sampai saat ini. Namun berkat keuletan tim LPSE Diskominfo yang setiap hari melakukan pemahaman sistem baru serta melakukan kontak dengan LKPP maupun Instansi terkait seperti LPSE Propinsi dan sejumlah Pemkab/Pemkot se Indonesia yang sudah bisa lebih dahulu berhasil nge-RUP masuk kedalam sistem.
Mengingat Pemprop Bali hingga kini juga belum berhasil dan belum siap untuk implementasi SIRUP versi 2, Tim LPSE Karangasem yang dimotori tenaga tehnisi I Putu Eka Widyantara, S.Kom selaku admin PPE, akhirnya berhasil melakukan input menarik data Simda untuk ditindaklanjuti Pengguna Anggaran(PA) setelah sebelumnya dibuatkan akun oleh admin PPE. Bahkan sejumlah kendala yang tiba-tiba muncul di sistem seperti tidak berhasilnya input sejumlah data yang ditarik dari SIMDA, sejumlah Bagian di Setda tidak bisa nge-RUP. Juga dalam sistem melakukan generik data mengalami kendala tehnis serta sejumlah kendala lainnya yang masih menunggu perbaikan sistem dari pusat.
Mengingat versi baru SIRUP masih belum siap sepenuhnya banyak Pemkab/Pemkot yang belum bisa menginput SIRUPnya, sementara dead line waktu untuk lelang juga semakin mendesak. LPSE Peropinsi yang menjadi kiblat untuk membantu menyelesaikan masalah juga belum memahami secara klir sistem baru tersebut, bahkan meminta untuk bertanya ke Kabupaten Karangasem yang sudah bisa melakukan SIRUP.
Untuk itu Kabupaten Bangli juga hendak bertandang ke Karangasem untuk menimba pengalaman dan pemahaman tentang input sirup yang berbeda dari versi 1 sebelumnya. Versi baru ini menggabungkan aplikasi Sistim Monitoring evaluasi penyerapan dan realisasi anggaran (Simontepra), sehingga seluruh sistim keuangan daerah bisa diketahui langsung secara online. (Wage)
Oleh : | 09 Februari 2017 | Dibaca : 1112 Pengunjung
Mutasi Pegawai di Lingkungan Pemkab Karangasem
146Diskominfo Ikuti Apel Tim Tanggap Insiden Siber
126Diskominfo Terima Kunjungan Koordinasi Diskominfos Provinsi Bali
112Kadis Kominfo Hadiri Acara Hasil Penilaian Pelayanan Publik 2025 dari Ombudsman
119Sekda Sedana Merta Pimpin Apel Pagi di Diskominfo

Total Hits : 3364426
Pengunjung Online: 4